>

رواه أحمد والطبرانى من حديث أبى أمامة قال : لما كان في حجة الوداع قال النبي e : خذوا العلم قبل أن يقبض أو يرفع، فقال أعرابى : كيف يرفع ؟ فقال : ألا إن ذهاب العلم ذهاب حملته

dari Abu Umamah r.a, Rasululloh e  bersabda : “Pelajarilah ilmu sebelum ia dipunahkan atau diangkat.’ Kemudian bertanyalah seorang Badui: “Bagaimana ilmu itu diangkat?' Jawab Baginda e : ‘Ketahuilah, bahwa punahnya ilmu itu dengan punahnya Ulama (orang yang menguasai ilmu tersebut )

Hadis di atas merupakan penegasan bahwa umat Islam diperintahkan mempergunakan kesempatan untuk mengambil, memelihara, dan melestarikan ilmu, sebelum ilmu tersebut hilang dan dicabut, yaitu wafatnya para pemilik/ pembawa ilmu yakni para ulama.

Maka untuk itu, khittah pendidikan Pondok Pesantren Islam Al Mukmin mengarahkan untuk tujuan :

  1. Terbentuknya kader generasi yang siap menerima dan mengamalkan Islam secara kaffah (menyeluruh dalam segala aspek kehidupan)
  2. Mempersiapkan kehadiran Ulama

Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah terbentuknya Generasi Muslim yang berciri khas :

  1. Salîmu’l Aqîdah

(Generasi bertauhid murni yang mewarnai seluruh kehidupan)

  1. Saĥîhu’l Ìbâdah

(Beribadah dengan benar, yaitu memenuhi 2 syarat : Ikhlas Lillahi Ta’ala dan mengikuti contoh Rasululloh e

  1. Matînu’l Khuluq

(Berakhlaq mulia sebagaimana dicontohkan Rasululloh e)

  1. Mutsaqafu’l Fikri

(Berwawasan/berilmupengetahuan yang luas)

  1. Qawiyu’l Jismi

(Jasmani yang kuat dan sehat)

  1. Qadiran ˋala’l Kasbi

(Mampu hidup dengan mandiri, tidak menjadi beban orang lain)

  1. Nafiˋan linafsi Wa Lighairih

(Bermanfaat bagi dirinya dan seluruh umat)

  1. Mujâhidan Lidînih

(Mengerahkan seluruh potensinya untuk agamanya)

 

Dari generasi seperti itulah, setelah mereka mengamalkan ilmu; mendakwahkan; memperjuangkan; dengan modal keihklasan dan terus-menerus bertafaqquh fiddîn di tengah-tengah umat, maka akan muncul Ulamâˋ ˋAmilin Fi Sabîlillâh